Pagi ini penghuni akselerasi II mengadakan pembersihan kelas.adapun yang melatarbelakangin hal ini adalah keadaan kelas yang cukup mengacaukan pikiran wali kelas kami yaitu Dra Hasnawati tercinta. so, diadakanlah pembersihan untuk menenangkan pikiran gurunda, hehe :-D :-) just kidding Mam..
Pembersihan dimulai dengan memindahkan meja ke
outdoor, satu persatu meja kami keluarkan dengan seteliti mungkin ini dikarenakan untuk menjaga keawetan meja. Di depan kelas kami menyusun meja tadi namun dikarenakan tempat yang tidak cukup luas alias sempit jadi kami berpikir sejenius mungkin untuk mendapat ide about this big mistakes,...satu tahun kemudian, hehe kelamaan yah... oke idenya yaitu meja tersebut disusun satu persatu sehingga membentuk seperti gedung berlantai dua... :-D..
Selanjutnya setelah kejadian diatas hehe :-D, tahap permbersihan kelas selanjutnya adalah pengelupasan plaster, pada tahap ini dimulai atau di resmikan oleh gurunda Ibu Hasna tercinta... berkat Allah SWT melalui gurunda pada tahap ini dapat dilalui dengan lancar tiada hambatan yang berarti.
The next proccess is.... karpet yang telah terkelupas plasternya di sapu bersih dengan menggunakan tentunya sapu, haha...
Selanjutnya adalah pada saat teman perempuan menyapu di dalam, teman laki-laki istirahat di luar ruangan menghirup udara segar nan menyejukkan kalbu, namun beberapa saat kemudian atau bahasa bugisnya a few minutes later gurunda memanggil siswa laki-laki aksel generasi 4 tersebut, agar memasuki kelas, lalu gurunda memberi tugas setiap siswa laki-laki membersihkan plavon, satu baris plavon untuk setiap siswa, namun jumlah plavon di kelas kami adalah sejumlah 7 baris. Jadi plavon dikelas lebih 1 buah jadi kami membagi-bagi 1 baris plavon tersebut.
Setelah itu membersihkan jendela dan tempat sepatu, pada tahap ini kami semua melakukan kekeliruan yaitu mengapa kami tidak membersihkan dulu jendelanya dengan tempat sepatunya sebelum teman perempuan di kelas kami menyapu bersih karpet,mungkin mereka agak kesal namun cobaan ini tidak menghancurkan persatuan kami, hehe alhamdulillah :D
Selanjutnya teman perempuan di kelas kami menyapu bersih kembali karpet dengan sabar dan membersihkan debunya dengan penyedot debu milik saudari Akbar, eh salah saudara Akbar. lagi-lagi ada kejadian yang heboh, tiba-tiba di kelas muncul bau seperti hangus lalu kami dengan seksama mencari asal-muasal dari bau tersebut, ternyata bau tersebut berasal dari penyedot debu milik akbar, mungkin penyedot ini kecapean karena debu di karpet memang banyak, lalu putri selaku yang menggunakan penyedot tersebut di kenai pasal 991 tentang penganiayaan penyedot debu ayat berapa saja yang isinya tentang "barang siapa yang menggunakan penyedot debu merk
"modena" dengan penggunaan yang menyiksa alat tersebut maka akan di kenai denda sebesar pemilik alat tersebut" haha :-D... #just kidding..
Setelah itu kami memplaster kembali bagian penghubung antar karpet dengan rapi dan indah menurut gurunda, pada tahap ini di pelopori oleh :Andi.Muh. Sarwan, Muh. Ihsan, Alfian Akatsuki keturunan thionkhoa :-D, dll. pada awal tahap ini gurunda memberi contoh kepada kami tentang cara memasang plaster yang benar. selanjutnya kami lakukan pada bagian yang lain. alhamdulillah pada tahap ini berjalan lancar seperti
"bagaikan air mengalir ke bagian yang lebih rendah".
Selanjutnya tahap akhir adalah memasukkan kembali perlengkapan kelas seperti : Meja, Kursi, dan Trophy penghargaan aksel, dll.
Akhirnya semua tahap pembersihan kelas telah selesai, kami semua merasa lega dan gurunda pun terlihat senang dan gembira, gurunda pun memberi pesan agar selalu menjaga kebersihan kelas.